<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>BUMI Ganesa : Beras Organik</title>
	<atom:link href="http://bumiganesa.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bumiganesa.com</link>
	<description>Producing and Trading Organic Rice</description>
	<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 07:44:20 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Benih lokal organik untuk kedaulatan petani</title>
		<link>http://bumiganesa.com/?p=708</link>
		<comments>http://bumiganesa.com/?p=708#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 07:42:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Article]]></category>

		<category><![CDATA[petani organik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bumiganesa.com/?p=708</guid>
		<description><![CDATA[
BOGOR. Akses terhadap benih menjadi salah satu permasalahan laten petani di Indonesia. Petani terus dijauhkan dari sistem pertanian yang mandiri dan berdaulat, termasuk dalam hal kemandirian untuk penggunaan dan produksi benih. Sejak revolusi hijau bergulir, penguasaan benih beralih dari tangan petani ke tangan perusahaan industri benih yang mengklaim atas nama teknologi penghasil keunggulan dalam hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="sawah" src="http://www.ss501panzer.com/Field%20of%20fire%20213%20211%20left%20with%20Werimont%20farm%20modern%20color.JPG" alt="" width="302" height="224" /><br />
BOGOR. Akses terhadap benih menjadi salah satu permasalahan laten petani di Indonesia. Petani terus dijauhkan dari sistem pertanian yang mandiri dan berdaulat, termasuk dalam hal kemandirian untuk penggunaan dan produksi benih. Sejak revolusi hijau bergulir, penguasaan benih beralih dari tangan petani ke tangan perusahaan industri benih yang mengklaim atas nama teknologi penghasil keunggulan dalam hal produktivitas dan ketahanan terhadap penyakit.</p>
<p>Faktanya, kemajuan teknologi tersebut bukannya semakin mensejahterakan petani. Teknologi yang seharusnya bermanfaat bagi petani sebagai subjek dari kegiatan pertanian tersebut malah justru menjadi pundi penghasil kekayaan bagi para pemilik modal. Petani semakin tergantung terhadap benih hibrida yang semakin hari harganya semakin melangit.<span id="more-708"></span><br />
Sebagai contoh, data terakhir menyebutkan bahwa  Industri benih jagung hibrida di Indonesia masih dikuasai oleh PT DuPont. Sebagai pemimpin pasar, dengan produk benih jagung hibrida merek Pioneer, DuPont menguasai market share hingga 35%. Perusahaan yang memilki pasar utama  di Jawa yang mencapai 80-82% ini dalam 10 tahun telah memiliki 27 jenis varietas jagung hibrida yang sudah dikembangkan sebagai hasil kerjasama dengan balai penelitian benih pemerintah.</p>
<p>Atas dasar kondisi tersebut, maka sudah menjadi suatu kewajiban bagi SPI sebagai salah satu ormas tani di Indonesia untuk mengembalikan kedaulatan petani dalam mengakses benih. Untuk itu SPI kemudian mendirikan Pusat Perbenihan Nasional di Bogor Jawa Barat.</p>
<p>Titis Priyowidodo, koordinator Pusat Perbenihan SPI menyebutkan bahwa pusat perbenihan nasional ini merupakan tempat memproduksi benih-benih lokal untuk kepentingan petani terutama petani anggota SPI.</p>
<p>Sampai saat ini terdapat 52 jenis calon benih di bank benih SPI. Benih-benih tersebut berasal dari berbagai wilayah di Indonesia yang di dapatkan melalui pertukaran dengan anggota SPI di wilayah lain maupun dari petani di negara lain anggota La Via Campesina (Organisasi Petani Internasional).</p>
<p>Benih-benih tersebut disimpan di ruang penyimpanan, untuk selanjutnya calon benih ini akan ditanam di lahan konservasi dan diproduksi sesuai dengan kebutuhan anggota. Penanaman ini bertujuan untuk mengindentifikasikan karateristik benih yang nantinya akan digunakan sebagai bahan kodifikasi dan pelabelan.  Sampai saat ini, baru empat jenih benih yang telah di tanam dilahan konsevasasi, yaitu bayam, pepaya, bengkoang dan kacang tanah.</p>
<p>Titis menambahkan bahwa Bank Benih SPI telah memproduksi dan  menyalurkan delapan benih tanaman ke petani anggota SPI di Bogor, diantaranya adalah bayam, pepaya, kacang tanah, bengkoang, padi ciherang, situ bagending, pandan wangi dan metik susu. Proses penyalurannya dilakukan melalui koperasi. Selain itu juga, anggota SPI di wilayah lain juga telah mengakses benih dari Bank Benih.</p>
<p>“Kebutuhan akan benih anggota kita sangat besar, sampai saat ini kita belum bisa memenuhi semua permintaaan anggota dibasis, untuk itu bank benih melakukan pembelian benih dari petani penangkar eksternal yang juga merupakan anggota SPI  untuk memenuhi permintaan tersebut”, Ujar Titis.</p>
<p>Untuk meningkatkan mutu benih yang dihasilkan, bank benih terus melakukan pendidikan kepada petani-petani penangkar benih dibasis dan menjalin kerja sama dengan lembaga-lembaga riset perbenihan.</p>
<p>Untuk pemesanan benih padi merah dan benih padi hitam organik, bisa menghubungi <a href="http://bumiganesa.com/?page_id=2" target="_self">Bumi Ganesa</a>.</p>
<p>sumber : http://www.spi.or.id/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bumiganesa.com/?feed=rss2&amp;p=708</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sudahkah Petani Merdeka?</title>
		<link>http://bumiganesa.com/?p=706</link>
		<comments>http://bumiganesa.com/?p=706#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2010 14:17:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Article]]></category>

		<category><![CDATA[petani organik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bumiganesa.com/?p=706</guid>
		<description><![CDATA[
KOMPAS.com — Pertanyaan mendasar ini mengemuka karena pada 17 Agustus 2010 ini, kemerdekaan Indonesia genap berumur 65 tahun. Logika sederhananya, kalau petani Indonesia jumlahnya mencapai 55 persen dari rakyat Indonesia, kemerdekaan Indonesia otomatis merupakan kemerdekaan petani. Kalau tidak, siapa sebenarnya yang menikmati kemerdekaan itu?
Pertanyaan selanjutnya, setelah merdeka, bagaimana kehidupan petani Indonesia? Apakah semakin sejahtera atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="Peasant" src="http://www.kp-sindangbarang.com/galeri/the%20farmer.jpg" alt="" width="283" height="211" /></p>
<p>KOMPAS.com — Pertanyaan mendasar ini mengemuka karena pada 17 Agustus 2010 ini, kemerdekaan Indonesia genap berumur 65 tahun. Logika sederhananya, kalau petani Indonesia jumlahnya mencapai 55 persen dari rakyat Indonesia, kemerdekaan Indonesia otomatis merupakan kemerdekaan petani. Kalau tidak, siapa sebenarnya yang menikmati kemerdekaan itu?</p>
<p>Pertanyaan selanjutnya, setelah merdeka, bagaimana kehidupan petani Indonesia? Apakah semakin sejahtera atau sebaliknya, semakin menderita? Benarkah petani kita semakin tidak berdaya, apa indikator kuantitatifnya dan bagaimana memerdekakan petani dalam arti yang sesungguhnya? Merdeka atau menderita?<br />
<span id="more-706"></span><br />
Paling tidak ada tiga indikator penciri dasar apakah petani sudah merdeka atau semakin menderita: tingkat pendidikan, ekonomi, dan kemandirian. Menurut data statistik, 75 persen tingkat pendidikan petani Indonesia tidak tamat dan tamat SD, 24 persen lulus SMP dan SMA, serta hanya 1 persen lulus perguruan tinggi.</p>
<p>Konfigurasi ini menunjukkan bahwa pembebasan biaya pendidikan sampai SMP dan alokasi 20 persen APBN untuk pendidikan belum mampu memerdekakan petani dari kebodohan dan keterbelakangan.</p>
<p>Ruh pembukaan UUD 1945 bahwa kemerdekaan Indonesia ikut mencerdaskan bangsa dan Pasal 31 Ayat 1 UUD 1945 setiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran, penetrasinya dangkal di permukaan. Lalu apa makna dan manfaat kemerdekaan bagi petani kita?</p>
<p>Secara ekonomi, sekitar 56 persen petani kita hidup secara subsisten dengan rata-rata luas kepemilikan lahan kurang dari 0,5 hektar dan pendapatan Rp 16 juta/hektar/tahun. Harga komoditas yang sebagian diserahkan kepada mekanisme pasar (kecuali beras) menjadikan petani sulit dan terjepit.</p>
<p>Banyaknya petani terjerat rentenir, terperangkap pengijon, dan tidak berdaya menghadapi tengkulak saat panen raya merupakan fakta nyata petani belum merdeka, bahkan menderita. Tragisnya, petani masih harus menyubsidi orang kaya melalui penyediaan pangan murah.</p>
<p>Soal kemandirian, petani masih tergantung secara absolut dalam: penyediaan bibit ayam ras (DOC) yang 100 persen dikuasai perusahaan multinasional, pupuk fosfor, dan kalium hampir 100 persen diimpor. Belum lagi pestisida. Pertanyaannya, apa yang harus dilakukan agar petani merdeka dan menikmati hasil kemerdekaan yang dulu diperjuangkannya? Reformasi politik anggaran, perbankan, perindustrian, dan perdagangan merupakan solusi konkretnya.</p>
<p>Politik anggaran</p>
<p>Diperlukan perubahan revolusioner politik anggaran, perbankan, perindustrian, dan perdagangan dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota untuk memerdekakan petani. Alokasi 10 persen anggaran APBN serta APBD I dan II diperlukan untuk perluasan areal baru, infrastruktur pertanian, pascapanen, pengolahan hasil, dan mekanisasi.</p>
<p>Industri agro yang tangguh serta perbankan dan perdagangan yang propetani merupakan komponen pendukungnya. UU Perbankan harus direformasi agar dana yang dihimpun dari masyarakat pedesaan digunakan untuk memacu sektor pertanian dan UKM, bukan sebaliknya digunakan untuk membiayai usaha konglomerasi.</p>
<p>Bunga murah diikuti penghapusan agunan untuk usaha pertanian dan pembiayaan mikro-UKM harus diimplementasikan. Melalui pendampingan superintensif, kredit macet (non performance loans) dapat diminimalkan.</p>
<p>Industri agro harus diarahkan untuk diversifikasi produk hulu-hilir, memberi nilai tambah, daya saing dari komoditas pangan utama nasional (padi, jagung, tepung-tepungan, gula, kelapa sawit, dan daging). Industri tepung berbahan baku lokal harus dipacu untuk meningkatkan nilai tambah, waktu simpan, kualitas, gengsi, dan harga jual.</p>
<p>Tepung modified cassava flour/mocaf terbukti mampu memperpanjang waktu simpan ubi kayu, meningkatkan nilai jual, memperbanyak produk turunan sekaligus pendapatan petani. Importasi tepung terigu harus dikenai bea masuk agar daya saing tepung lokal menguat sehingga pemborosan devisa secara signifikan dapat dieliminasi.</p>
<p>Liberalisasi perdagangan sektor pertanian harus dikontrol ketat agar petani tak jadi korban karena tertekan harga jual produk pertaniannya. Keberpihakan pemerintah ketika harga komoditas pertanian anjlok juga harus didukung anggaran memadai. Mekanisasi pertanian, mitigasi, dan adaptasi dampak perubahan iklim yang makin dahsyat harus menjadi fokus utama pemerintah dalam rangka memerdekakan petani.</p>
<p>Sinergi multisektor</p>
<p>Pertanian terintegrasi dengan produk karbon rendah (carbon efficient farming) yang diintegrasikan dengan sektor pariwisata merupakan teladan konkret bagaimana memerdekakan petani. Melalui integrasi kelapa sawit dan sapi dengan produk utama: kelapa sawit, daging, pakan ternak, pupuk, dan biogas. Integrasi padi sawah, ikan, dan sapi harus dikembangkan sehingga petani dapat menghasilkan beras, ikan, daging, pupuk, dan biogas.</p>
<p>Diversifikasi ini akan meningkatkan ketahanan pangan, ekonomi, dan politik petani menghadapi berbagai guncangan ekonomi dan perubahan iklim. Model pertanian rendah emisi ini antara lain sudah dilaksanakan di Sumatera Utara, Bengkulu, Riau, dan Jawa Barat. DPR harus mendorong pemerintah untuk memperluas dan mempercepat implementasinya.</p>
<p>Mengintegrasikan sektor pertanian dengan sektor lain seperti pariwisata merupakan pilihan ideal untuk mendongkrak harga komoditas pertanian secara nonliniar. Harga komoditas pertanian yang dijual di sektor pariwisata mempunyai nilai tambah nonliniar.</p>
<p>Gubernur Bali mengeksekusi sinergi pertanian terintegrasi dengan sektor pariwisata sehingga terjadi multiplikasi nilai, harga, dan rasa. Hasilnya Gubernur Bali mampu meningkatkan pendapatan petani dua kali lipat sesuai janji kampanyenya karena harga komoditas pertanian tidak mengikuti harga pasar normal sehingga pendapatan petani lebih menjanjikan dibandingkan bekerja di sektor industri yang gajinya berstandar upah minimum regional (UMR).</p>
<p>Para gubernur, bupati, dan wali kota perlu mengadopsi pengalaman Gubernur Bali sehingga cepat dan pasti janji pendiri republik untuk mewujudkan masyarakat (termasuk petani) adil dan makmur segera terwujud. Saat itulah petani merdeka dalam arti yang sesungguhnya.</p>
<p>Oleh:<br />
Gatot Irianto<br />
Kepala Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bumiganesa.com/?feed=rss2&amp;p=706</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Benih Padi Lokal Harus Didukung Pemerintah</title>
		<link>http://bumiganesa.com/?p=696</link>
		<comments>http://bumiganesa.com/?p=696#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2010 07:17:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[benih padi organik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bumiganesa.com/?p=696</guid>
		<description><![CDATA[
BANTUL, KOMPAS.com – Masih ada petani yang melestarikan benih padi varietas lokal dan berkreasi menyilangkan varietas lokal. Mereka cukup sukes. Ini jangan dihancurkan pemerintah dengan menggelontorkan subsidi benih dan impor benih.
Demikian dikatakan Witoro, aktivis dari Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan yang juga steering comittee Benih Padi 2009, di kompleks Stella Duce, Ganjuran, Bambanglipuro Bantul, Jumat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="petani" src="http://shs-regional3.com/images/usaha/padi.jpg" alt="" width="200" height="200" /></p>
<p>BANTUL, KOMPAS.com – Masih ada petani yang melestarikan benih padi varietas lokal dan berkreasi menyilangkan varietas lokal. Mereka cukup sukes. Ini jangan dihancurkan pemerintah dengan menggelontorkan subsidi benih dan impor benih.</p>
<p>Demikian dikatakan Witoro, aktivis dari Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan yang juga steering comittee Benih Padi 2009, di kompleks Stella Duce, Ganjuran, Bambanglipuro Bantul, Jumat (17/4).</p>
<p>“Petani tak pernah dipandang punya kemampuan dan punya kreativitas. Ketika subsidi benih diluncurkan, itu sama saja dengan tak percaya petani dan mencekoki petani dengan sesuatu yang tidak perlu. Mengapa harus diberi subsidi benih? Apakah semua daerah bisa ditanami varietas padi yang sama? Tidak, kan?” ujar Witoro<span id="more-696"></span></p>
<p>Semua pasti pernah mendengar padi varietas rojolele atau pandan wangi. Tapi nyaris tak ada yang mengenal padi varietas Simenep. Atau siapa yang tahu bahwa beras dari padi Simenep seenak rojolele, bahkan tanamannya lebih bagus dan tahan wereng ketimbang rojolele.</p>
<p>Hanya segelintir orang tahu padi varietas Simenep yang masih ditanam di wilayah Nanggulan, Kulo Progo, DIY. Di wilayah itu pun, hanya sejumlah petani yang menanamnya. Simenep memang tak setenar rojolele, karena tak sempat dan tak pernah naik daun.</p>
<p>Simenep dan beberapa varietas lokal dari Kulon Progo, selama ini hanya dikonsumsi sendiri. “Enggak pernah dijual karena tidak laku,” begitu kata Hendrastuti (52), Ketua Kelompok Tani Margo Rukun di Dusun Turus, Nanggulan, Kulon Progo, Jumat (17/4).</p>
<p>Hendrastuti lantas menerangkan beberapa varietas lokal yang cukup enak untuk dikonsumsi, seperti Srimulih, Andel Jaran, Ketan Lusi, Ekor Kuda, hingga Gropak. Dalam Festival Benih Padi 2009 yang dilangsungkan Jumat dan Sabtu di Ganjuran, Bambanglipuro, Bantul, ini, benih-benih padi varietas lokal dikenalkan.</p>
<p>“Yang ini adalah varietas Srimulih. Berasnya mirip IR 64, baik bentuk maupun rasanya. Kelebihan Srimulih adalah, jika menyantap, awet kenyangnya. Beras IR, nggak bisa awet kenyangnya. Tanaman padi Srimulih juga nggak manja,” ujar Hendrastuti yang juga sebagai Koordinator Umum Jaringan Petani Kulon Progo ini.</p>
<p>Apa yang disampaikan Hendrastuti, adalah gambaran bahwa benih-benih lokal, belum mendapat tempat di hati masyarakat. Jika ditarik ke belakang, ini adalah salah siapa? Mengapa benih-benih lokal yang bagus dan tahan hama, tidak pernah terorbit? Demikian juga benih-benih lokal hasil silangan, tak pernah muncul di permukaan?</p>
<p>Di sisi lain, pemerintah masih cenderung mengeluarkan kebijakan jangka pendek seperti impor benih dan subsidi benih. Untuk tahun 2009, pemerintah mengalokasikan impor benih yakni 25.000 ton benih padi nonhibrida (untuk areal 1 juta hektar) dan 5.552 ton padi hibrida (untuk 370.000 hektar).</p>
<p>Pengalaman dari kelompok-kelompok tani membuktikan bahwa benih lokal lebih disukai karena lebih berkualitas. Penolakan petani terhadap benih hibrida, mestinya sudah memberi pelajaran bagi pemerintah: petani harus didukung dalam hal kedaulatan benih.</p>
<p>Warsiyah (50) dan Darmin (49) dari Indramayu Jawa Barat telah mengumpulkan varietas benih padi lokal Indramayu sejak tahun 2002. “Untuk merintis pengumpulan benih yang telah berusia ratusan tahun itu, Darmin bahkan mengadakan sayembara. Siapa saja yang bisa menyerahkan benih lokal diberi Rp 10.000 Rp 15.000,” katanya.</p>
<p>Sampai sekarang, mereka berhasil mengumpulkan sekitar 30 varietas benih lokal seperti gundil, jalawara, cengkong, glewang, warong, dan jambon. Benih-benih itu memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing.</p>
<p>Benih-benih lokal itu kemudian disilangkan satu sama lain. Sampai sekarang, Warsiyah mengaku sudah menghasilkan lebih dari 110 varietas baru. Namun, ia belum berhenti sampai menemukan varietas idaman seperti yang ia harapkan.</p>
<p>Varietas idaman itu adalah tah an kurang air, tahan hama, produktivitas tinggi dan umur panennya pendek. Tak bisa dimungkiri, titik lemah padi lokal, salah satunya adalah berumur lama, sekitar 120 hari. Beda dengan beras konsumsi lain yang hanya perlu 90 hari.</p>
<p>Sebuah varietas baru yang belum diberi nama, lanjut Warsiyah, menghasilkan lebih banyak padi dibanding varietas IR 64. “Satu hektar sawah yang ditanami varietas IR 64 menghasilkan 5,5 6,5 ton padi, namun saat ditanami varietas baru hasilnya bisa mencapai 8 9 ton. Benih dari pabrik rakus lahan dan rakus pupuk, juga sering tidak cocok dengan tanah,” ujarnya.</p>
<p>Gatot Surono, sesepuh Paguyuban Tani Hari Pangan Sedunia Purbalingga, mengatakan, salah satu varietas silangan yang dibanggakan adalah mutiara. Mutiara yang disilangkan sejak lima tahun ini, adalah hasil persilangan antara padi wulung dari Garut dan pandan wangi dari Cianjur, Jawa Barat.</p>
<p>Padi wulung, tanamannya bagus dan tahan hama namun rasa berasnya agak keras. Sedangkan pandan wangi harum dan enak, tapi tanamannya ringkih. Ada empat jenis hasil silangan, dan Mutiara adalah salah satu dari empat hasil silangan. Mutiara ini, adalah perpaduan sifat baik padi wulung dan pandan wangi, terang Gatot. [oleh: Lukas Adi Prasetya dan Idha Saraswati]</p>
<p>Source Kompas.com/Jumat, 17 April 2009</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bumiganesa.com/?feed=rss2&amp;p=696</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sensasi Berbeda Dari Nasi Merah</title>
		<link>http://bumiganesa.com/?p=693</link>
		<comments>http://bumiganesa.com/?p=693#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 03:07:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Article]]></category>

		<category><![CDATA[nasi merah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bumiganesa.com/?p=693</guid>
		<description><![CDATA[
Pernah mendengar nasi merah? Ya, Nasi merah merupakan salah satu kuliner tradisional yang sehat nan lezat. Nasi merah ini dibuat dari beras merah yang ditanak. Nasi merah banyak dikonsumsi siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Mengenai rasanya, nasi merah ini tidak hanya berbeda warnanya dengan nasi putih, namun juga berbeda tentunya dari rasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="nasi merah" src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs111.snc1/4652_103190354560_841734560_1759526_4196206_n.jpg" alt="" width="204" height="177" /></p>
<p>Pernah mendengar nasi merah? Ya, Nasi merah merupakan salah satu kuliner tradisional yang sehat nan lezat. Nasi merah ini dibuat dari beras merah yang ditanak. Nasi merah banyak dikonsumsi siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Mengenai rasanya, nasi merah ini tidak hanya berbeda warnanya dengan nasi putih, namun juga berbeda tentunya dari rasa dan aromanya. Ada taste lain yang bisa dirasakan.<span id="more-693"></span><br />
Beras merah atau beas bereum (Bahasa Sunda) ini tidaklah semanis beras putih biasa. Namun memiliki banyak manfaat yang terkandung. Misalnya kandungan karbohidratnya tidak terlalu banyak, sehingga baik dikonsumsi bagi Anda yang melakukan diet (terutama para wanita). Untuk anak-anak, beras merah dapat meningkatkan perkembangan otak dan memperkuat daya tahan tubuh.</p>
<p>Dari banyaknya manfaat yang ada, nasi merah ini dapat disandingkan dengan berbagai lauk pauk seperti ayam goreng, ikan bakar, ikan asin, tempe goreng, tahu, dan jangan lupa sambal. Untuk minumannya sangat lengkap bila ada teh manis dingin, maka nikmatlah makan siang dan malam Anda. Tidak salah mencoba dan merasakan sensasi berbeda dari kuliner nusantara ini.</p>
<p>Sumb : karawanginfo.com, oleh Alfin Ser Artan H</p>
<p>Pemesanan beras merah organik harga murah, hubungi <a href="http://bumiganesa.com/?page_id=2" target="_self">Bumi Ganesa</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bumiganesa.com/?feed=rss2&amp;p=693</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Lakukan Pola Hidup Sehat</title>
		<link>http://bumiganesa.com/?p=691</link>
		<comments>http://bumiganesa.com/?p=691#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 04:07:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Article]]></category>

		<category><![CDATA[kesehatan manusia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bumiganesa.com/?p=691</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini gaya hidup yang dianut oleh orang modern cenderung instan. Segala sesuatu didapat
dengan cara mudah dan kemudian menimbulkan rasa malas. Kebiasaan-kebiasaan itu membuat kualitas kesehatan menjadi menurun. Untuk itu ayo mulai kembalikan kualitas kesehatan kita dengan langkah-langkah berikut.

1. Kurangi konsumsi makanan instan atau cepat saji. Pada makanan instan ada zat pengawet yang jika di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini gaya hidup yang dianut oleh orang modern cenderung instan. Segala sesuatu didapat<br />
dengan cara mudah dan kemudian menimbulkan rasa malas. Kebiasaan-kebiasaan itu membuat kualitas kesehatan menjadi menurun. Untuk itu ayo mulai kembalikan kualitas kesehatan kita dengan langkah-langkah berikut.</p>
<p><img class="alignnone" title="No smoking" src="http://simpatizone.telkomsel.com/web/uploads/funzone/web/2768.jpeg" alt="" width="130" height="130" /></p>
<p>1. Kurangi konsumsi makanan instan atau cepat saji. Pada makanan instan ada zat pengawet yang jika di konsumsi secara berlebihan maka akan membahayakan kesehatan<span id="more-691"></span></p>
<p>2. Mulailah berolahraga secara rutin. kesibukan memang terkadang membatasi kegiatan kita,. Namun tidak alasan untuk tidak berolahraga. Olahraga tidak harus dilakukan di tempat gym atau stadion saja. Misalnya, mulailah untuk menghindari lift dan memakai tangga secara manual. Selain dapat membakar kalori, naik tangga juga dapat menjadikan kaki lebih kuat.</p>
<p>3. Perbanyak konsumsi buah dan sayuran. Buah dan sayuran adalah nutrisi yang diperlukan bagi tubuh. Selain memberikan asupan vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh, serat yang ada pada kedua bahan makanan tersebut dapat berguna untuk mengikat zat-zat yang berbahaya bagi tubuh, misalnya lemak yang<br />
berlebihan.</p>
<p>4. Jauhi Narkoba. Pemakaian obat-obatan terlarang dapat dipastikan akan merusak kesehatan Anda. Bukan hanya fisik, namun pemakaian Narkoba juga dapat merusak jaringan otak dan membuat mental seseorang terganggu.</p>
<p>5. Perbanyak konsumsi air putih. Air putih dapat memberi asupan mineral yang diperlukan tubuh dan mencegah tubuh dari dehidrasi.</p>
<p>6. Hindari minuman beralkohol. Konsumsi alkohol berlebihan akan merusak hati.</p>
<p>7. Hentikan kebiasaan merokok. Dari seluruh penelitian tentang kebiasaan merokok, seluruh hasil dari penelitian itu menunjukkan bahwa merokok itu dapat merugikan kesehatan.</p>
<p>8. Makanlah makanan yang bergizi dan alami, Seperti nasi, sayur, dan buah-buahan yang alami.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bumiganesa.com/?feed=rss2&amp;p=691</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Manfaat Ajaib Kedelai</title>
		<link>http://bumiganesa.com/?p=686</link>
		<comments>http://bumiganesa.com/?p=686#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 07:46:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Article]]></category>

		<category><![CDATA[kedelai organik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bumiganesa.com/?p=686</guid>
		<description><![CDATA[
Kedelai yang bergizi, mengkonsumsinya tiap hari dapat membantu mencegah bermacam penyakit. Manfaat kedelai adalah sebagai berikut:
Zat Pembangun
Kedelai banyak mengandung protein yang berfungsi sebagai pembangun tubuh. Baik untuk perkembangan sel-sel otak pada anak, protein kedelai menyehatkan tubuh, meningkatkan stamina, dan produksi sel tubuh yang baik.
Mengurangi Gejala Menopouse
Kandungan kedelai berupa fitoestrogen dan isoflavin dapat membantu memberikan rasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="Kedelai" src="http://blog.wanderingspoon.com/wp-content/uploads/2008/07/soybeans.jpg" alt="" width="165" height="249" /></p>
<p>Kedelai yang bergizi, mengkonsumsinya tiap hari dapat membantu mencegah bermacam penyakit. Manfaat kedelai adalah sebagai berikut:</p>
<p><strong>Zat Pembangun</strong><br />
Kedelai banyak mengandung protein yang berfungsi sebagai pembangun tubuh. Baik untuk perkembangan sel-sel otak pada anak, protein kedelai menyehatkan tubuh, meningkatkan stamina, dan produksi sel tubuh yang baik.<span id="more-686"></span></p>
<p><strong>Mengurangi Gejala Menopouse</strong><br />
Kandungan kedelai berupa fitoestrogen dan isoflavin dapat membantu memberikan rasa nyaman saat gejala menopouse datang. Menopouse terjadi karena kadar estrogen dalam tubuh berkurang, sehingga menyebabkan kulit kering, emosi tak stabil, depresi. Maka perbanyak konsumsi protein kedelai membantu kebutuhan untuk bertahan dari efek gejala menopouse.</p>
<p><strong>Mencegah Osteoporosis</strong><br />
Peptida hasil kedelai yang dicerna dalam tubuh ternyata mengandung banyak kalsium. Dan dengan bantuan produksi kalsium dari kedelai dapat membantu kita mencegah osteoporosis. Kedelai dapat membantu anak-anak menambah asupan kalsium selain dari susu berkalsium.</p>
<p><strong>Mencegah Atherosclerosis</strong><br />
Karbihidrat berupa serat kasar yang terdiri dari zat-zat pembakar lemak dalam tubuh, usus, atau pembuluh darah. Karbohidrat jenis ini yang terkandung dalam kedelai yang bisa mencegah Atherosclerosis.</p>
<p><strong>Antiaging</strong><br />
Kandungan isoflavin dalam kedelai ternyata bersifat antiaging. Senyawa ini akan larut dalam air. Isoflavin sangat baik untuk membantu menangkal radikal bebas penyebab penuaan dini.</p>
<p><strong>Mencegah Kanker</strong><br />
Isoflavin adalah kandungan ajaib dalam kedelai yang mampu mencegah penyakit seperti: kanker payudara, usus besar, kanker postrat, paru-paru, kanker perut, rahim, rectal.</p>
<p><strong>Meringankan Diabetes</strong><br />
Kedelai memiliki kandungan serat cepat larut sehingga menurunkan kolesterol dalam darah, gula dalam darah yang otomatis membantu mencegah diabetes menyerang.</p>
<p>Pemesanan kedelai organik, hubungi <a href="http://bumiganesa.com/?page_id=2" target="_self">Bumi Ganesa</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bumiganesa.com/?feed=rss2&amp;p=686</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Seribu Manfaat Kacang Hijau</title>
		<link>http://bumiganesa.com/?p=684</link>
		<comments>http://bumiganesa.com/?p=684#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 00:58:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Article]]></category>

		<category><![CDATA[kacang hijau organik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bumiganesa.com/?p=684</guid>
		<description><![CDATA[
Sebagai makanan, tanaman yang diperkirakan berasal dari India ini menghasilkan berbagai masakan. Mulai dari aneka panganan kecil, bubur, sampai kolak. Namun selain rasanya yang gurih dan lezat, kacang hijau dan kecambahnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Nutrisi Penting
Kacang hijau atau Phaseolus Aureus berasal dari Famili Leguminoseae alias polong-polongan. Kandungan proteinnya cukup tinggi dan merupakan sumber mineral [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="Kacang hijau" src="http://makarti.files.wordpress.com/2010/02/mungbeans.jpg" alt="" width="237" height="218" /></p>
<p>Sebagai makanan, tanaman yang diperkirakan berasal dari India ini menghasilkan berbagai masakan. Mulai dari aneka panganan kecil, bubur, sampai kolak. Namun selain rasanya yang gurih dan lezat, kacang hijau dan kecambahnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.</p>
<p><strong>Nutrisi Penting</strong><br />
Kacang hijau atau Phaseolus Aureus berasal dari Famili Leguminoseae alias polong-polongan. Kandungan proteinnya cukup tinggi dan merupakan sumber mineral penting, antara lain; kalsium dan fosfor yang sangat diperlukan tubuh. Sedangkan  kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh, sehingga aman dikonsumsi oleh orang yang memiliki masalah kelebihan berat badan.<span id="more-684"></span></p>
<p><strong>Protein Tinggi</strong><br />
Kacang hijau mengandung protein tinggi, sebanyak 24%. Dalam menu masyarakat sehari-hari, kacang-kacangan adalah alternatif sumber protein nabati terbaik. Secara tradisi, ibu-ibu hamil sering dianjurkan mengonsumsi kacang hijau agar bayi yang dilahirkan mempunyai rambut lebat. Pertumbuhan sel-sel tubuh termasuk sel rambut memerlukan gizi yang baik terutama protein, dan karena kacang hijau kaya akan protein maka keinginan untuk mempunyai bayi berambut tebal akan terwujud.<br />
<strong><br />
Kalsium  dan fosfor</strong><br />
Kandungan kalsium dan fosfor pada kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat tulang.</p>
<p><strong>Lemak Rendah</strong></p>
<p>Sangat baik bagi orang yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi. Kadar lemak yang rendah dalam kacang hijau menyebabkan bahan makanan/minuman yang terbuat dari kacang hijau tidak mudah tengik. Lemak kacang hijau tersusun atas 73% asam lemak tak jenuh dan 27% asam lemak jenuh. Umumnya kacang-kacangan memang mengandung lemak tak jenuh tinggi. Asupan lemak tak jenuh tinggi penting untuk menjaga kesehatan jantung.<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>Vitamin B1 (tiamin)</strong></p>
<p>* Untuk pertumbuhan.Pada awalnya vitamin B1 dikenal sebagai anti beri-beri. Selanjutnya dibuktikan bahwa vitamin B1 juga bermanfaat untuk membantu proses pertumbuhan. Defisiensi vitamin B1 dapat mengganggu proses pencernaan makanan dan selanjutnya dapat berdampak buruk bagi pertumbuhan. Dengan meningkatkan asupan bahan makanan yang banyak mengandung vitamin B1, seperti kacang hijau, hambatan pertumbuhanpun dapat diperbaiki.<br />
* Meningkatkan nafsu makan dan memperbaiki saluran pencernaan.<br />
Secara tak langsung peran ini sangat berkaitan dengan efek perbaikan pertumbuhan badan. Penelitian mengungkapkan bahwa defisiensi vitamin B1 menyebabkan waktu pengosongan lambung dan usus dua kali lebih lambat yang mengindikasikan sulitnya proses pencernaan makanan yang terjadi sehingga kemungkinan makanan tersebut tidak dapat diserap dengan baik.<br />
* Sumber energi<br />
Vitamin B1 adalah bagian dari koenzim yang berperan penting dalam oksidasi karbohidrat untuk diubah menjadi energi. Tanpa kehadiran vitamin B1 tubuh akan mengalami kesulitan dalam memecah karbohidrat.<br />
* Memaksimalkan kerja syaraf<br />
Tanda-tanda pertama orang yang kekurangan vitamin B1 adalah penurunan kerja syaraf. Kegiatan syaraf terganggu karena oksidasi karbohidrat terhambat. Penelitian pada sekelompok orang yang makanannya kurang cukup mengandung vitamin B1 dalam waktu singkat muncul gejala-gejala mudah tersinggung, tidak mampu memusatkan pikiran, dan kurang bersemangat. Hal ini mirip dengan tanda-tanda orang stress.</p>
<p><strong>Vitamin B2 (riboflavin)</strong></p>
<p>* Membantu penyerapan protein di dalam tubuh<br />
Salah satu teori menyebutkan bahwa vitamin B2 dapat membantu penyerapan protein di dalam tubuh. Kehadiran vitamin B2 akan meningkatkan pemanfaatan protein sehingga penyerapannya menjadi lebih efisien.</p>
<p>Tidak kalah dengan kacangnya, kecambahnya juga memiliki manfaat seperti:</p>
<p>*  Antioksidan yang terkandung di dalamnya dapat membantu memperlambat proses penuaan dan mencegah penyebaran sel kanker.<br />
*  Kandungan vitamin E-nya membantu meningkatkan kesuburan.<br />
*  Sangat baik untuk menjaga keasaman lambung dan memperlancar pencernaan. karena bersifat alkalis (basa).<br />
*  Untuk kecantikan, yaitu membantu meremajakan dan menghaluskan kulit, menghilangkan noda-noda hitam pada wajah, menyembuhkan jerawat, menyuburkan rambut dan melangsingkan tubuh.</p>
<p>Sumber: milis republikceria</p>
<p>Untuk kacang hijau organik, tersedia disini, <a href="http://bumiganesa.com/?page_id=2" target="_self">Bumi Ganesa</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bumiganesa.com/?feed=rss2&amp;p=684</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Petani Dilarang Jual Mentik Wangi Bentuk Gabah</title>
		<link>http://bumiganesa.com/?p=681</link>
		<comments>http://bumiganesa.com/?p=681#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2010 03:55:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[beras mentik menthik organik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bumiganesa.com/?p=681</guid>
		<description><![CDATA[
ANTARA - Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo melarang petani menjual padi mentik wangi dalam bentuk gabah, dan mensarankan agar menjualnya dalam bentuk beras karena akan memberikan nilai tambah.
&#8220;Saya melarang petani Sawangan menjual mentik wangi dalam bentuk gabah karena hanya akan menguntungkan pedagang luar daerah,&#8221; kata Bibit Waluyo di Magelang, Senin.
Ia mengatakan hal tersebut saat memberikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="Beras Mentik Organik" src="http://img705.imageshack.us/img705/1723/22352130210618636510417.jpg" alt="" width="278" height="208" /></p>
<p>ANTARA - Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo melarang petani menjual padi mentik wangi dalam bentuk gabah, dan mensarankan agar menjualnya dalam bentuk beras karena akan memberikan nilai tambah.</p>
<p>&#8220;Saya melarang petani Sawangan menjual mentik wangi dalam bentuk gabah karena hanya akan menguntungkan pedagang luar daerah,&#8221; kata Bibit Waluyo di Magelang, Senin.<span id="more-681"></span></p>
<p>Ia mengatakan hal tersebut saat memberikan bantuan penguatan Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (LDPM) kepada Gabungan Kelompok Tani Permatasari, Desa Tirtosari, Sawangan, Magelang.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut Gubernur memberikan bantuan Rp75 juta dari APBN kepada Gabungan Kelompok Tani Permatasari untuk mendukung permodalan membeli hasil panen petani.</p>
<p>Ia mengatakan, selama ini hasil panen mentik wangi diborong para petani dari berbagai daerah. Padahal keuntungan paling besar beras mentik wangi pada perdagangan beras.</p>
<p>Gubernur berharap Gabungan Kelompok Tani Permatasari mampu menampung seluruh hasil panen petani sehingga mereka turut menikmati keuntungan dari mentik wangi. Selain beras, petani bisa mendapatkan bekatul, dedak, dan sekam serta tenaga kerja yang terlibat juga semakin banyak sehingga bisa menciptakan banyak lapangan kerja.</p>
<p>&#8220;Jangan sampai petani yang menanam memperoleh keuntungan sedikit sementara pedagang yang tidak tahu cara menanam memperoleh keuntungan terbesar,&#8221; katanya.</p>
<p>Luas lahan padi mentik wangi susu di Kecamatan Sawangan sekitar 300 hektare. Setiap minggu Gabungan Kelompok Tani Permatasari memanen padi sekitar 10-20 hektare. Jika setiap hektare menghasilkan padi sekitar tujuh ton maka padi yang harus dibeli sebanyak 140 ton per minggu.</p>
<p>Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Jawa Tengah Gayatri Indah Cahyani berharap bantuan penguatan LDPM akan mampu meningkatkan daya beli, memperkuat posisi tawar petani, dan meningkatkan akses pangan melalui pemanfaatan peluang pengembangan produk agribisnis bernilai ekonomi tinggi dan ramah lingkungan.</p>
<p>Ia mengatakan akan mengawasi dan melakukan evaluasi terhadap gabungan kelompk tani penerima bantuan. Gabungan kelompok tani dengan kinerja baik akan diberi tambahan bantuan modal, sementara yang tidak, modal akan dihentikan.</p>
<p>Senin, 07 Jun 2010 17:24:19 WIB | Oleh : Heru Suyitno</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bumiganesa.com/?feed=rss2&amp;p=681</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Manfaat Beras Merah Bagi Tubuh</title>
		<link>http://bumiganesa.com/?p=679</link>
		<comments>http://bumiganesa.com/?p=679#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2010 07:32:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Article]]></category>

		<category><![CDATA[manfaat beras merah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bumiganesa.com/?p=679</guid>
		<description><![CDATA[
Sering kita jumpai, bahwa sebagian makanan instan dari bayi terbuat dari beras merah, tapi mengapa kita tidak pernah berpikir, bahwa beras merah jarang dikonsumsi oleh orang dewasa. Sedangkan yang kita jumpai dirumah atau di restaurant hanyalah beras yang berwarna putih. Tapi tahukah kita, bahwa manfaat beras merah di tubuh sebenarnya jauh lebih sehat dibandingkan beras [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="beras merah" src="http://www.asianramblings.com/wp-content/uploads/2009/03/red-rice-2-sml.jpg" alt="" width="304" height="169" /></p>
<p>Sering kita jumpai, bahwa sebagian makanan instan dari bayi terbuat dari beras merah, tapi mengapa kita tidak pernah berpikir, bahwa beras merah jarang dikonsumsi oleh orang dewasa. Sedangkan yang kita jumpai dirumah atau di restaurant hanyalah beras yang berwarna putih. Tapi tahukah kita, bahwa manfaat beras merah di tubuh sebenarnya jauh lebih sehat dibandingkan beras putih, hanya saja mungkin kita hanya memikirkan rasa yang enak dari beras putih, dibandingkan kita harus memilih beras merah yang sebenarnya jauh lebih sehat dari pada beras putih.</p>
<p>Manfaat kesehatan dari beras merah adalah sebagai sumber serat yang berguna bagi orang-orang yang khawatir akan resiko kanker usus, yang mana dapat meminimalisir lamanya zat-zat penyebab kanker kontak dengan sel-sel usus, selain itu juga menjadi sumber selenium, mineral yang justru mereduksi resiko kanker usus.<span id="more-679"></span></p>
<p>Suatu studi di Universitas Negara Bagian Lousiana, AS, menyatakan bahwa beras merah mengandung serat yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol jahat ( LDL ), menghambat aterosklerosis, dan juga berperan dalam mengkontrol tingkat kadar gula darah dalam tubuh, sehingga juga menjadi pilihan terbaik bagi penderita diabetes.</p>
<p>Menurut Riset Dr. Rui Hai Liu dari Universitas Cornell, mengatakan bahwa beras merah mengandung fenolik, salah satu zat antioksidan yang mampu menghambat radikal bebas pemicu kanker.</p>
<p>Selain itu beras merah mengandung magnesium yang mampu menurunkan keakutan asma, menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan frekuensi migran, dan menurunkan resiko serangan jantung serta stroke.<br />
Magnesium membantu mengatur irama saraf dan otot dengan menyeimbangkan aksi kalsium. Magnesium juga berguna untuk kesehatan tulang. Sekitar dua per tiga magnesium di dalam tubuh manusia ditemukan dalam tulang. Secangkir beras merah akan memberi anda 21% keperluan sehari-hari akan magnesium.<br />
Banyak pakar menyebutkan, beras merah merupakan salah satu pakan paling menyehatkan di dunia, jadi mengapa kita sekarang tidak mencoba untuk mengkonsumsi dan memperhatikannya manfaatnya.</p>
<p>Untuk pemesanan beras merah organik, hubungi <a href="http://bumiganesa.com/?page_id=2" target="_self">Bumi Ganesa</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bumiganesa.com/?feed=rss2&amp;p=679</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Penyemaian Benih Jangan Menunggu Hujan</title>
		<link>http://bumiganesa.com/?p=675</link>
		<comments>http://bumiganesa.com/?p=675#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jun 2010 02:58:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[benih padi organik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bumiganesa.com/?p=675</guid>
		<description><![CDATA[
Mundurnya musim hujan selama sebulan sebaiknya disikapi petani dengan bijak. Untuk mengurangi kerugian waktu, petani disarankan mulai menyebarkan benih sekitar 15 hari sebelum musim hujan datang. Petani bisa menggunakan persemaian metode kering yang tidak banyak membutuhkan air.
Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi Geofisika dan Klimatologi (BMKG), curah hujan tinggi baru akan turun pada akhir November. &#8220;Artinya petani [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="Benih" src="http://3.bp.blogspot.com/_SJnGIA_gxME/SsC9pBJ89RI/AAAAAAAAA5k/pHfaBUQinKU/s400/seed-sowing-hand1.jpg" alt="" width="227" height="194" /></p>
<p>Mundurnya musim hujan selama sebulan sebaiknya disikapi petani dengan bijak. Untuk mengurangi kerugian waktu, petani disarankan mulai menyebarkan benih sekitar 15 hari sebelum musim hujan datang. Petani bisa menggunakan persemaian metode kering yang tidak banyak membutuhkan air.</p>
<p>Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi Geofisika dan Klimatologi (BMKG), curah hujan tinggi baru akan turun pada akhir November. &#8220;Artinya petani bisa mulai membuat persemaian sekita pertengahan November. Kalau benihnya sudah siap, petani bisa langsung tanam begitu hujan deras datang,&#8221; kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bantul, Edy Suharyanto, Selasa (6/10).<br />
<span id="more-675"></span>Bila petani menyemaikan benih menunggu musim hujan tiba maka mereka rugi waktu sekitar setengah bulan. Ketentuan tersebut disarankan bagi petani di lahan irigasi yang tidak baik. Di Bantul ada sekitar 4.200 hektar sawah yang irigasinya tidak baik, sementara sisanya 12.000 hektar tidak bermasalah dengan suplai air sehingga tidak mengalami kesulitan meski kemarau panjang.</p>
<p>Untuk menyiapkan benih sebelum musim hujan tiba, petani bisa menggunakan metode persemaian kering. Caranya dengan menaburkan gabah di lahan yang sudah disiapkan. Gabah yang sudah disebar lalu ditutup dengan tanah baru kemudian ditutup lagi dengan jerami. &#8220;Kalau persemaian dengan suplai air cukup, gabah tidak perlu ditutup pakai tanah tetapi langsung pakai jerami. Tanah membuat efek kelembapan lebih tinggi sehingga kebutuhan airnya berkurang,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Edy juga mengingatkan agar petani tidak terkecoh dengan cuaca mendung selama sepekan terakhir. Kondisi mendung tidak menjadi petunjuk akan segera datang musim hujan. Supaya tidak salah menentukan masa tanam, petani bisa menggunakan ilmu pranoto mongso. Sayangnya, para petani khususnya petani-petani muda sudah mulai meninggalkannya.</p>
<p>BANTUL, KOMPAS.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bumiganesa.com/?feed=rss2&amp;p=675</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
