Sekarang banyak produk berlabel organik. Apa dan bagaimana cara memilih bahan pangan organik yang benar, simak tip berikut ini :

Tidak hanya sayuran

Istilah pangan organik mengacu pada sistem budidaya (proses pertumbuhan dan pemeliharaan) dan pengolahan bahan pangan secara alami yang bebas dari tambahan bahan kimia. Selain sayuran dan buah - buahan, produk organik juga meliputi produk hewani, seperti daging sapi, ayam, telur, dan susu. Bahkan, selai, sirop, makanan kaleng dan makanan bayi pun ada yang organik (umumnya impor).

Apa Kelebihannya ?

Karena tidak mengandung bahan kimia, bahan organik aman untuk kesehatan. Pangan organik ini juga ternyata “baik” bagi lingkungan.

Teliti Sebelum Membeli

Asumsi bahwa sayuran organik adalah sayuran yang kondisi fisiknya tidak mulus (misal : daun berlubang karena dimakan ulat yang tetap hidup karena tidak ada pestisida) bisa jadi benar, tetapi hal itu tidak bisa dijadikan indikator. Bisa saja daun berlubang tersebut memang tidak bagus pada saat proses penanaman sehingga menghasilkan produk yang kurang baik.

Cermati label kemasan. Sebaliknya, pilih yang telah memiliki sertifikat organik. Atau, bisa juga membeli dengan azas kepercayaan karena Anda telah mengetahui kredibilitas produsennya.

Pilik produk yang masih segar. Tanyakan kepada penjual, kapan biasanya produk tersebut dikirim dari produsen sehingga Anda bisa mendapatkan produk baru dengan kualitas prima.

Tags:

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.