REMBANG, KOMPAS.com - Ratusan hektar lahan pertanian dan tambak serta belasan rumah warga Desa Sendangasri, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Jumat (10/12/2010) petang, diterjang banjir setinggi 40 centimeter atau setinggi lutut orang dewasa.

Banjir luapan sungai Sendangasri tersebut juga meluberi jalan Jalur Pantura. Akibatnya, kendaraan bermotor roda empat harus berjalan hati-hati sepanjang lebih dari satu kilometer.

Salah seorang warga Desa Sendangasri, Lestari, mengatakan, air mulai meninggi dan merendam belasan rumah penduduk mulai pukul 16.00 WIB.

Selain merendam belasan rumah, banjir juga melanda bangunan SMP Negeri 2 dan SMP NU Lasem.

Sekretaris Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Rembang Suharso mengatakan, pihaknya langsung meninjau lokasi usai mendapatkan informasi dari warga setempat.

“Banjir bandang kali ini merupakan buntut dari hujan deras yang mengguyur daerah setempat selama dua jam atau sejak pukul 14.00 sampai 16.00 WIB. Beruntung tidak ada korban harta benda yang berarti,” katanya.

Ia mengimbau agar warga yang tinggal di daerah rawan banjir semakin waspada terhadap hujan yang turun dengan intensitas tinggi dalam sepekan terakhir.

“Kami imbau dan minta warga setempat agar waspada terhadap perubahan cuaca secara ekstrem yang terjadi. Segera berkoordinasi dengan Satlak PBA di kecamatan setempat bila terjadi sesuatu bencana,” katanya.
sumb : ANT

Tags:

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.