Dalam berbagai iklan minuman olahraga (sport drink) di televisi atau media massa lainnya, seringkali konsumen disuguhi gambar-gambar aktivitas sejumlah orang yang berolahraga dan saat kelelahan si bintang iklan akan meminum minuman olahraga tersebut.

Namun sekelompok peneliti dari Oxford University kurang sepakat dengan jargon iklan minuman olahraga yang banyak bertebaran di berbagai media tersebut. Setelah berolahraga, lebih baik minum air putih saja, kata peneliti.

“Mengonsumsi produk-produk semacam itu justru akan membuat Anda harus berolahraga lebih banyak, bermain sepakbola lebih banyak lagi atau ke gym lebih sering karena kandungan kalorinya yang cukup besar,” ujar Dr. Matthew Thompson dari Oxford Centre for Evidence Based Medicine seperti dilansir dari telegraph, Jumat (20/7/2012).

Sejumlah produk minuman olahraga terkemuka di Inggris seperti Lucozade Energy (380 ml) mengandung 266 kalori atau produk lain yang memakai pemanis buatan, Lucozade Body Fuel (500 ml) dengan kandungan 135 kalori.

Kesimpulan ini didapatkan Dr. Thompson dan koleganya setelah mengamati 431 klaim pemasaran terkait peningkatan performa fisik dalam penggunaan 104 produk olahraga, termasuk minuman olahraga dan protein shakes.

Nyatanya, banyak produsen minuman olahraga yang tidak dapat menunjukkan bukti untuk klaimnya, meskipun GlaxoSmithKline mampu menyediakan 174 berkas bukti untuk salah satu produknya yaitu Lucozade. Namun dari sekian banyak klaim tersebut, peneliti hanya dapat menemukan tiga studi berkualitas tinggi dengan risiko bias yang rendah terkait efektivitas minuman olahraga terhadap peningkatan daya tahan atau pemulihan energi pasca berolahraga.

Studi ini juga menunjukkan bahwa minuman olahraga merupakan produk yang paling sering dipasarkan dengan klaim mampu meningkatkan daya tahan, namun di balik itu peneliti bersikeras bahwa bukti ini tak bisa direlevansikan pada semua orang karena ujicobanya hanya dilakukan pada para atlit, bukan orang biasa.

Menanggapi studi ini, jubir British Soft Drinks Association menyatakan, “Produk minuman olahraga telah mencantumkan informasi nutrisi pada labelnya, termasuk kandungan kalorinya. Keberadaan produk ini pun untuk membantu orang-orang yang rutin berolahraga agar performanya lebih baik dan pulih lebih cepat, selain mendorong orang-orang untuk lebih banyak berolahraga.”

“Namun tak bisa dipungkiri jika salah satu faktor yang dapat membantu meningkatkan performa olahraga adalah mengonsumsi minuman yang tepat dalam jumlah yang tepat,” tambahnya.

Studi ini telah dipublikasikan dalam British Medical Journal.

Dari detikhealth.com

Tags: , , , ,

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.